Itjen PU Dorong Validasi dan Pendampingan Proyek Strategis Bersama Kejaksaan Agung
01 Agustus 2025
yang menuntut penanganan khusus. “Dalam pelaksanaannya, potensi konflik sosial, gangguan dari LSM, hingga pemalangan proyek harus dicegah sejak dini melalui pendekatan hukum dan komunikasi yang inklusif,” jelas Dewi.
Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Essy Asiah, mengajukan permohonan PPS untuk tiga program prioritas nasional, yaitu Pembangunan Stadion Sudiang di Makassar, Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi, dan pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibiayai melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR). Tantangan yang diidentifikasi mencakup pengaduan masyarakat, tumpang tindih kewenangan lahan dengan pemerintah daerah, percepatan perizinan impor, serta kesiapan dokumen pendukung. “Dukungan aparat penegak hukum sangat penting untuk mengawal keberhasilan pembangunan infrastruktur yang sensitif secara sosial dan strategis secara nasional,” ujar Essy.
Menutup rangkaian pembahasan, Maulidya Indah Junica mengimbau seluruh unit organisasi untuk merinci proyek-proyek strategis dan rencana program kerja dengan pengelompokan berdasarkan nama kegiatan atau provinsi. Langkah ini diharapkan memudahkan proses pendampingan bersama Jamintel Kejaksaan Agung. Format pengusulan pendampingan PPS dapat disesuaikan oleh masing-masing inspektorat unit organisasi. “Diharapkan seluruh unit organisasi dapat melakukan finalisasi kepada masing-masing inspektur terkait dengan pengusulan PPS,” pungkas Maulidya. (HJA)
Pembahasan Masukan atas Rancangan Surat Edaran Menteri PU tentang Mekanisme Telaah dan Reviu atas Rencana Penggunaan Metode Pemilihan Penunjukan Langsung di Kementerian Pekerjaan Umum
Selengkapnya...
Optimalisasi Tindak Lanjut Rekomendasi Dukung Keberhasilan Rencana Aksi
Selengkapnya...
Persiapan Penyelenggaraan Implementasi Sistem Akuntabilitas dan Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun Anggaran 2026
Selengkapnya...
Pleno Tim Penilai Internal: Menjaga Kualitas Penilaian Pembangunan Zona Integritas
Selengkapnya...
Inspektorat Jenderal Kementerian PU dan Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial Perkuat Koordinasi, Kawal Akuntabilitas Renovasi dan Pembangunan Sekolah Rakyat
Selengkapnya...
Pembahasan Evaluasi Tingkat Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko pada Unit Organisasi (UPR T-1) TA 2025 dengan Inspektorat Jenderal
Selengkapnya...
Perkuat Tata Kelola, Inspektorat Jenderal Melakukan Penilaian mandiri Sistem Pengendalian Intern Pemerintah
Selengkapnya...