Kegiatan Peninjauan, Pendampingan dan Pengarahan Kegiatan Penanganan Darurat Sungai dan Infrastruktur di Sumatera Utara
23 Januari 2026
Jakarta, 23 Januari 2026 – Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum melaksanakan rangkaian kegiatan pendampingan, peninjauan lapangan, serta koordinasi penanganan darurat bencana di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya pada periode 19 Januari 2026 sampai dengan 23 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan jajaran pimpinan Kementerian Pekerjaan Umum, unit teknis terkait, serta Tim Satuan Tugas (Satgas) Pendampingan dari Inspektorat Jenderal.
Inspektur Jenderal bersama para inspektur yang hadir menegaskan bahwa kegiatan tanggap darurat bersifat sementara, namun penting untuk tetap menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah agar langkah perlindungan masyarakat berjalan efektif. Selain itu, ditekankan perlunya percepatan koordinasi lintas unit serta tindak lanjut hasil penelitian lapangan guna memastikan penanganan sedimntasi sungai dan muara, serta bangunan-bangunan yang terdampak dapat dipulihkan secara cepat, tepat dan berkelanjutan.
Pada hari pertama, 19 Januari 2026, kegiatan dilaksanakan di Balai Besar Wilayah Sungai II Sumatera dan dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum, Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Inspektur II dan Inspektur III, Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Tim Satgas Pendampingan Pengadaan Barang/Jasa.
Secara keseluruhan, teridentifikasi 11 sungai yang berpotensi mengalami permasalahan di bagian muara, dengan 4 sungai telah dilakukan penanganan dan 3 sungai besar masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Dalam arahannya, Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E. menginstruksikan pembentukan tim khusus guna mempercepat penanganan aliran sungai yang mengalami sedimentasi, terutama pada wilayah sungai dan muara yang berpotensi menimbulkan permasalahan hidrologi. Menindaklanjuti arahan tersebut, Balai Wilayah Sungai Sumatera I menyampaikan rencana penanganan berupa pengerukan sungai dan pembuatan penampungan material hasil pengerukan serta pembangunan tanggul.
Pada hari kedua, 20 Januari 2026, Tim Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Sumatera Utara, Tim Satgas Pendampingan melaksanakan peninjauan lapangan di dua lokasi, yaitu SD Negeri 053994 Sei Tualang dan salah satu SMP di wilayah tersebut. keduanya mengalami kerusakan diakibatkan banjir dan longsor yang menyebabkan dinding dan struktur bangunan rubuh.
Selanjutnya pada hari ketiga, 21 Januari 2026, dilaksanakan peninjauan di tiga lokasi. Peninjauan pertama dilakukan pada aliran sungai yang mengalami sedimentasi di Kabupaten Serdang Bedagai, kedua Bendung Sei Wampu dan yang ketiga lokasi penampungan air limbah kota (waduk) di Kabupaten Langkat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Satgas Pendampingan Pengadaan Barang/Jasa menekankan pentingnya ketertiban administrasi meskipun kegiatan dilakukan dalam kondisi tanggap darurat bencana. Ditekankan bahwa dalam kondisi darurat, pelaksanaan pekerjaan konstruksi dapat didahulukan sebelum kontrak diselesaikan,
Inspektorat Jenderal Selenggarakan Pembahasan Risiko Fraud dalam Rangka Pelaksanaan AKBR dan Lanjutan Rancangan SE Irjen tentang Petunjuk Pelaksanaan Audit atas Tindak Kecurangan
Selengkapnya...
Perkuat Pengawalan Pembangunan, Itjen Kementerian PU dan BPKP Gelar Pelatihan Tata Kelola Pengawasan Intern
Selengkapnya...
Perkuat Tata Kelola Pengawasan, Pimpinan Siap Mendukung Transformasi Peran Auditor
Selengkapnya...
Tingkatkan Profesionalisme APIP, Itjen PU Gelar Pelatihan Investigatif dan Saksi Ahli
Selengkapnya...
Konsolidasi Kesatkeran dan Validasi Dokumen Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Inspektorat Jenderal
Selengkapnya...
Inspektorat Jenderal Kementerian PU Sampaikan Knowledge Sharing Kelembagaan kepada Inspektorat Utama BAPPENAS
Selengkapnya...