Inspektur Jenderal Meninjau Gedung Arsip Sebagai Optimalisai Tata Kelola Pengarsipan Kementerian PUPR

03 Januari 2024

Card image

Bogor - (3/1) Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah, bersama Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandar melakukan peninjauan Gedung Arsip dan Rumah Susun ASN PUPR di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peninjauan dilakukan pada Rabu (3/1/2024) bersama dengan seluruh Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) dari unit organisasi di Kementerian PUPR.

Arsip-arsip yang tersimpan di Gedung Kintaka Kementerian Pekerjaan Umum Citeureup harus dibenahi. Kondisi yang memprihatinkan kini terlihat seperti gudang, padahal Kintaka menyimpan arsip-arsip dan dokumen penting yang seharusnya tertata rapi dengan ruangan yang melegakan. Gedung Arsip yang memiliki 3 lantai ini berada dibawah pengelolaan Direktorat Jenderal Bina Marga. Pada lantai 1, terdapat ruang pemberkasan dan beberapa ruang penyimpanan kecil. Lalu pada lantai 2 dan 3, terdapat ruang penyimpanan yang diperkirakan kapasitasnya masih dapat menampung arsip unit organisasi lainnya di Kementerian PUPR.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, sejarah akan dibangun dengan baik apabila kita mempunyai arsip yang baik. Menurutnya, tidak ada gunanya membangun infrastruktur tetapi para penerus di masa mendatang tidak bisa menemukan jejak infrastruktur yang telah dibangun.

Sekjen Zainal Fatah juga mendorong percepatan penyelesaian arsip-arsip Kementerian PUPR. Sembari menunggu mobilisasi sebagian ASN Kementerian PUPR yang akan bertugas di IKN Nusantara, penyelesaian arsip ini juga merupakan prioritas utama di samping SDM.

Sekjen Zainal Fatah juga mengimbau agar gedung arsip tersebut segera dilakukan renovasi, baik secara fisik maupun tata kelola. “Gedung ini sangat memadai secara fungsional. Segera kita renovasi kapasitas maupun tata kelolanya, seperti misalnya dari yang paling utama yaitu pelayanannya. Mari bersama-sama kita lakukan pembenahan arsip dengan desain dan perencanaan yang terpadu sehingga dapat lebih optimal,” imbau Sekjen Zainal Fatah.

“Pak Menteri PUPR selalu meningatkan kita bahwa tata kelola arsip bukan sesuatu yang sembarangan. Dan penting juga untuk diketahui bahwa arsip mempunyai umur, yaitu selama 15 tahun. Dan berkekuatan hukum juga sebab pekerjaan kita terkait dengan pertanggungjawaban anggaran negara. Sehingga kita harus tertib dokumen. Kiranya kita berharap ke depan akan lebih baik lagi dan semakin terjamin tata kelola arsip di Kementerian PUPR,” tandas Irjen T. Iskandar. (YH).


Berita Lainnya
1 bulan yang lalu
Tinjauan Pencapaian dan Langkah-langkah Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR pada Entry Meeting Pemantauan oleh BPKP Atas Efektivitas Pembinaan Kapabilitas APIP Triwulan I Tahun 2024
Selengkapnya...
Palm Springs Road
1 bulan yang lalu
Studi Banding Proses Bisnis Pengelolaan Pengaduan Untuk Peningkatan Efektivitas Pengawasan Kementerian PUPR
Selengkapnya...
Palm Springs Road
1 bulan yang lalu
Sinergi Strategis antara Kejaksaan Agung dan Kementerian PUPR dalam Pengamanan Pembangunan Infrastruktur
Selengkapnya...
Palm Springs Road
1 bulan yang lalu
Koordinasi Implementasi Aplikasi SIPASTI dalam Pembangunan Infrastruktur: Membangun Sinergi antara Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan
Selengkapnya...
Palm Springs Road
20 Februari 2024
Pembahasan Hasil Evaluasi BPKP: Upaya Perbaikan Kapabilitas Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR
Selengkapnya...
Palm Springs Road
02 Februari 2024
Pelantikan Pejabat Fungsional Inspektorat Jenderal Tahun 2024
Selengkapnya...
Palm Springs Road
05 Februari 2024
Quality Control (QC) Telaah Sejawat Ekstern Semester II Tahun 2023
Selengkapnya...
Palm Springs Road
02 Februari 2024
Inspektorat Utama BPOM Benchmarking Inspektorat Jenderal PUPR Terkait Pengawasan Intern Pada PBJ Pekerjaan Konstruksi
Selengkapnya...
Palm Springs Road