Prinsip Etika dan Dukungan Organisasi Merupakan Faktor Penentu Kualitas Audit Internal Itjen
Muhammad Fauzan Fachrezi
07 Maret 2025
Triliun karena terdampak kebijakan efisiensi. Nilai anggaran yang besar ini disebabkan karena Kementerian PU merupakan merupakan unit organisasi pemerintah yang tugas dan fungsinya berputar pada proses bisnis konstruksi pembangunan dan pengadaan barang/jasa. Pengelolaan anggaran yang besar tentunya memerlukan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi kebocoran baik dari segi ekonomi maupun non-ekonomi.
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) BPK RI Tahun 2022, terdapat sejumlah temuan terkait Sistem Pengendalian Intern (SPI) Kementerian PU. Beberapa temuan tersebut antara lain pengendalian transaksi reklasifikasi masuk dan reklasifikasi keluar pada Aplikasi MONSAKTI yang belum memadai, PNBP terlambat/belum disetor ke Kas Negara atau kurang/tidak dipungut, penyimpangan perjalanan dinas, pengendalian atas pengelolaan aset tetap yang belum memadai, penghapusan aset yang belum memadai, pembukuan bendahara yang belum tertib dan pencatatan dan pelaporan aset konsesi jasa yang belum memadai.
Audit internal memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keberlanjutan tata kelola yang baik dan untuk mendeteksi potensi masalah dalam organisasi. Menurut Arens (2015:432), audit internal adalah aktivitas konsultasi dan assurance yang objektif serta independen yang dirancang untuk menambah nilai dan memperbaiki operasi organisasi. Oleh karena itu, peran Inspektorat Jenderal selaku APIP sebagai auditor internal di Kementerian PU harus dilaksanakan dengan profesionalisme yang tinggi.
Kebijakan Pengawasan (Jakwas) Inspektrorat Jenderal Kementerian PUPR Tahun 2024 mengungkapkan beberapa isu strategis internal Itjen Kementerian PUPR, yaitu masih banyaknya temuan hasil audit BPK RI yang berpotensi mengakibatkan turunnya Opini terhadap Laporan Keuangan PUPR dan Pengawasan Internal yang belum sepenuhnya dirasakan dapat memberikan nilai tambah (value added) bagi organisasi.. Isu ini menunjukkan bahwa