
Pemanfaatan CACM dalam Pengawasan dan Pencegahan Fraud
Yolanda Hervianti
25 Maret 2025
secara lebih cepat dan akurat. Sementara itu, Continuous Monitoring (CM) adalah proses pemantauan yang dilakukan oleh manajemen untuk memastikan bahwa kebijakan, prosedur, dan proses bisnis berjalan sesuai dengan yang diharapkan. CM membantu manajemen dalam mengidentifikasi dan menanggapi risiko secara proaktif.
Fraud atau kecurangan merupakan tindakan yang dapat merugikan organisasi, baik secara finansial maupun reputasi. Menurut Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), fraud dapat dikategorikan menjadi tiga jenis utama: korupsi, penyalahgunaan aset, dan kecurangan laporan keuangan. Salah satu faktor utama yang memicu terjadinya fraud adalah adanya kesempatan (opportunity). Dengan menerapkan CACM, organisasi dapat mengurangi kesempatan tersebut melalui pengawasan yang terus-menerus dan real-time. CACM memungkinkan auditor dan manajemen untuk mendeteksi indikasi fraud sejak dini. Dengan menggunakan algoritma machine learning dan artificial intelligence, sistem CACM dapat menganalisis data historis dan mengidentifikasi anomali yang mungkin mengindikasikan adanya kecurangan.
Manfaat CACM dalam Pengawasan dan Pencegahan Fraud
- Deteksi Dini (Early Detection): CACM memungkinkan auditor dan manajemen untuk mendeteksi indikasi fraud sejak dini. Dengan menggunakan algoritma machine learning dan artificial intelligence, sistem CACM dapat menganalisis data historis dan mengidentifikasi anomali yang mungkin mengindikasikan adanya kecurangan. Hal ini memungkinkan organisasi untuk mengambil tindakan korektif sebelum fraud terjadi atau sebelum kerugian yang lebih besar terjadi.
- Pengendalian Risiko yang Lebih Baik: CACM membantu organisasi dalam memetakan risiko fraud berdasarkan