Inspektorat Jenderal PU Perkuat Birokrasi melalui Zona Integritas
17 Juli 2025
Jakarta, 17 Juli 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengadakan kegiatan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 17 Juli 2025 di Jakarta dan dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kementerian PU, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pelaksana Tugas Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan II Kementerian PANRB, Inspektur 4 Inspektorat Jenderal Kementerian PU, serta para pemangku kepentingan di lingkungan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi serta membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Kepatuhan Intern Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Agung Hari Prabowo. Dalam sambutannya, Agung menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Prasarana Strategis memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan nasional, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, peribadatan, olahraga, ekonomi, dan sosial budaya. Ia menekankan pentingnya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas agar hasil pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.
“Untuk memujudkan hal tersebut perlu membangun Zona Integritas di lingkungan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis yang akan ditandai dengan pencanangan pembangunan Zona Integritas di semua unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis,” tutur Agung.
Agung juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada komitmen, pendampingan, dan partisipasi aktif dari seluruh pegawai. Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis menegaskan tekadnya untuk menjadi unit kerja yang bersih, melayani, dan bebas dari korupsi.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Bisma Staniarto. Ia memaparkan bahwa kasus korupsi terbanyak yang ditangani berkaitan dengan gratifikasi atau
Tingkatkan Profesionalisme APIP, Itjen PU Gelar Pelatihan Investigatif dan Saksi Ahli
Selengkapnya...
Konsolidasi Kesatkeran dan Validasi Dokumen Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Inspektorat Jenderal
Selengkapnya...
Inspektorat Jenderal Kementerian PU Sampaikan Knowledge Sharing Kelembagaan kepada Inspektorat Utama BAPPENAS
Selengkapnya...
Keberlanjutan Akselerasi Pemulihan Pascabencana: Menteri dan Irjen Tinjau Langsung Lokasi Terdampak di Tanah Datar, Sumatera Barat
Selengkapnya...
Akselerasi Pemulihan Pascabencana: Menteri dan Irjen Tinjau Langsung Lokasi Terdampak di Sumatera Barat
Selengkapnya...
Inspektorat Jenderal Selenggarakan Reviu Laporan Keuangan dan BMN Unaudited TA 2025 Sebagai Upaya Penguatan Akuntabilitas
Selengkapnya...
Inspektorat Jenderal Kementerian PU Bahas Revisi Jakwas dan PKPT Tahun Anggaran 2026
Selengkapnya...